Tutup Rangkaian Tarling di Toroh, PCNU Grobogan Tekankan Peran Ulama Suarakan Kebenaran

Tutup Rangkaian Tarling di Toroh, PCNU Grobogan Tekankan Peran Ulama Suarakan Kebenaran


TOROH – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Grobogan melaksanakan putaran terakhir kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) pada Selasa, 17 Maret 2026. 


Bertempat di Masjid Darussalam, Kampung Botoh, Dusun Kaluwan, Desa Boloh, Kecamatan Toroh, acara ini menjadi puncak rangkaian safari Ramadan PCNU tahun ini.


Rangkaian acara dimulai sejak sore hari pukul 16:45 WIB dengan agenda ramah tamah, dilanjutkan buka puasa bersama di halaman masjid dan salat Maghrib berjamaah. 


Memasuki waktu Isya, salat diimami oleh Kyai Abdul Rohim (Pengurus Masjid Kaluwan), sementara salat Tarawih dipimpin langsung oleh Katib Syuriah PCNU, KH. M. Baihaqi, S.Ag. AH.


Kehadiran Tokoh dan Sinergi Lintas Sektoral

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran lengkap struktur PCNU Grobogan, mulai dari Rais Syuriah, Ketua Tanfidziyah KH. Achmad Fadhlil Syahli, serta badan otonom dan lembaga di bawah naungan PCNU.


Turut hadir unsur Forkopincam Kecamatan Toroh, di antaranya Kasi Kesra Sunarto (mewakili Camat), Kanit Reskrim (mewakili Kapolsek), serta Babinsa Teguh Dwi Cahyo (mewakili Danramil).


Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Toroh, K. Sutikno, menyampaikan rasa terima kasih atas terpilihnya Desa Boloh sebagai lokasi penutup. 


Hal senada diungkapkan Sekdes Boloh, Sugiyanto, ia menyebut kehadiran PCNU membawa keberkahan bagi desa yang memiliki 8 masjid dan 50 musholla tersebut.


Ketua Tanfidziyah PCNU Grobogan, KH. Achmad Fadhlil Syahli, menegaskan, ulama memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan negara. Beliau menekankan bahwa ulama harus berani menyuarakan kebenaran.



Puncak pesan keagamaan disampaikan oleh Wakil Katib Syuriah PCNU, KH. Bisri Mustofa, dalam mauidhoh khasanah-nya. Ia menyoroti empat pilar kemakmuran bangsa, di mana salah satunya adalah pemimpin yang adil.


 "Tugas ulama salah satunya adalah berani memberikan saran atau kritik terhadap kebijakan pemimpin yang sekiranya tidak sesuai dengan syariat agama," tegas KH. Bisri Mustofa.


Acara juga diwarnai dengan aksi sosial berupa santunan untuk anak yatim piatu yang disalurkan oleh LAZISNU Care Kabupaten Grobogan. 


Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh ketuanya, Ghulam Dhofir Mansur, sebagai bentuk nyata kepedulian NU terhadap masyarakat bawah.


Acara ditutup pada pukul 22:00 WIB dengan sesi bersalam-salaman (musyafahah) dan foto bersama sebagai simbol persaudaraan yang erat antara pengurus, umaro, dan warga setempat.


Penulis : Ani

Editor : Rubadi


Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1