Berdayakan Kader, Fatayat NU Wirosari Gelar Pelatihan Pembuatan Buket Mandiri

Berdayakan Kader, Fatayat NU Wirosari Gelar Pelatihan Pembuatan Buket Mandiri

WIROSARI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan mengadakan pelatihan keterampilan pembuatan buket bagi pengurus PAC dan Ranting se Wirosari, Minggu (24/5/2026).


Kegiatan ini digelar sebagai upaya nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan di tingkat desa.


​Uniknya, seluruh pendanaan untuk kegiatan ini murni bersumber dari anggaran swadaya internal organisasi. Hal ini menunjukkan komitmen dan semangat gotong royong dari para kader tak bergantung pada bantuan pihak luar.


Kegiatan pelatihan dipandu langsung salah satu pengusaha kerajinan buket Robiatul Badriyah, yang kesehariannya bergelut di bidang buket. 


​Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Wirosari, Siti Asiyah, menyampaikan pelatihan ini sengaja memilih keterampilan membuat buket karena peluang pasarnya yang sangat terbuka lebar saat ini. 


Buket bunga, jajanan (snack), maupun uang kini menjadi tren hadiah yang sangat diminati untuk momen wisuda, ulang tahun, pernikahan, hingga hari besar lainnya.


​"Kami ingin memberikan keterampilan praktis yang bisa langsung dipraktikkan di rumah. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan ekonomi mandiri bagi warga mayarakat khusus Fatayat. Perempuan harus berdaya secara ekonomi," ujar Siti Asiyah di sela-sela kegiatan.


​Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan teknik dasar merangkai (wrapping), pemilihan perpaduan warna yang menarik, hingga strategi pemasaran sederhana agar produk yang dihasilkan memiliki nilai jual tinggi.


​Meski dilaksanakan dengan dana swadaya organisasi, antusiasme peserta yang hadir dari Ranting Fatayat NU se Kecamatan Wirosari cukup tinggi. 


Kolaborasi antar-badan otonom NU ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan saja, melainkan berlanjut hingga terbentuknya kelompok usaha kreatif di masing-masing desa se Kecamatan Wirosari.


​Melalui kegiatan ini, Fatayat NU Wirosari membuktikan, keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk terus menebar manfaat dan mencetak kader mandiri yang siap menopang ekonomi keluarga.


Editor : Rubadi

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1