PWNU Jawa Tengah Gelar Rakor NU Peduli Kemanusiaan Zona Eks Karesidenan Pati di Kudus

PWNU Jawa Tengah Gelar Rakor NU Peduli Kemanusiaan Zona Eks Karesidenan Pati di Kudus


KUDUS – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) NU Peduli Kemanusiaan untuk wilayah Zona eks Karesidenan Pati.


Kegiatan strategis ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada hari Jumat hingga Sabtu, 1–2 Mei 2026. Adapun lokasi acara dipusatkan di Gedung Balai Diklat Sonyawarih, Menawan, Gebog, Kabupaten Kudus.  


​Kegiatan rakor ini mengundang sejumlah perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di wilayah terkait. Berdasarkan surat undangan dari PWNU Jateng, peserta yang diundang mencakup delegasi dari PCNU Kabupaten Kudus, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Jepara, serta PCNU Lasem.  


Dalam ​rakor tersebut peserta mendapatkan pengarahan langsung dari Ketua PWNU Jawa Tengah, Dr. H. Abdul Ghafar Razin, serta sambutan pembukaan dari Bupati Kudus.  


​Pertemuan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas manajemen bencana dan kemanusiaan. Beberapa agenda penting dalam rangkaian acara tersebut antara lain:


​Diskusi mengenai Regulasi Kebencanaan bersama BPBD Jawa Tengah. ​Kajian Risiko Bencana dan Pengenalan Peta Digital NURISK oleh LPBI PWNU Jateng. Serta Pembahasan Standar Operasional Prosedur (SOP) NU Peduli, laporan keuangan kebencanaan, serta praktik penyusunan peta bencana berbasis digital.  


​PCNU Grobogan sendiri resmi mendelegasikan sembilan orang pengurusnya untuk berpartisipasi aktif dalam rakor tersebut yakni:  


  • ​Moch Farchan Ali Imron SH. MKn (Wakil Ketua)
  • Muh Muzamil (Wakil Sekretaris)
  • H. Mashuri S.Pd.I dan H. Ali Mahfudz M.Pd (Perwakilan LP Ma'arif)
  • Nurul Laily Hasanah S.Pd dan Agus Salim (Perwakilan LAZISNU)
  • Nur Hadi, Tomi Wiyono, dan Junaidi (Perwakilan LPBI)


​Melalui rakor tersebut diharapkan dapat menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang solid agar koordinasi antarlembaga NU di wilayah eks Karesidenan Pati semakin sigap dalam merespons isu-isu kebencanaan.  


Penulis : Nurul Laili

Editor : Rubadi

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1