GROBOGAN – Dalam upaya mengenalkan dunia pertanian modern sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini, TPQ Darur Rohmah Purwodadi menggelar kegiatan outing class dengan mengunjungi event Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung edukatif ini diikuti oleh puluhan santri dengan didampingi langsung oleh Ketua Yayasan Darur Rohmah Al Qomary Jengglong Timur, Fatma Farichah, Kepala TPQ Darur Rohmah, Nur Hisyam Tasliman, serta dua orang ustadzah pendamping.
Kepala TPQ Darur Rohmah Purwodadi, Nur Hisyam Tasliman, menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan untuk memperluas wawasan para santri di luar pembelajaran kelas, khususnya mengenai inovasi dan teknologi pertanian terkini..
"Melalui kegiatan Outing Class ke Grobogan Agro Expo VIII Tahun 2026 ini, kami berharap para santri dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan di luar kelas, menambah wawasan tentang pertanian, lingkungan, dan ketahanan pangan, serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT yang diberikan melalui alam semesta," ujar Nur Hisyam, Minggu (7/6/2026).
Nur Hisyam juga menambahkan, interaksi langsung dengan dunia luar ini diharapkan mampu menyelaraskan kecerdasan spiritual dan intelektual para santri.
"Semoga kegiatan ini dapat membentuk generasi Qur'ani yang cerdas, berakhlak mulia, peduli lingkungan, mencintai ilmu pengetahuan, serta memiliki semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa," imbuhnya.
Selama berada di area expo, para santri diajak melihat langsung berbagai komoditas pertanian, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, hingga sektor peternakan. Tidak hanya itu, mereka juga diperkenalkan dengan teknologi Smart Farming, mekanisasi, serta digitalisasi pertanian yang kini menjadi motor penggerak produktivitas petani modern.
Melalui pengamatan langsung ini, kegiatan outing class setidaknya membawa sejumlah manfaat penting bagi perkembangan para santri, di antaranya mengenal alat-alat pertanian modern yang dapat memotivasi generasi muda untuk tertarik pada bidang pertanian dan agribisnis di masa depan.
Para siswa juga terlatih kemampuan observasi, keberanian bertanya, dan berinteraksi langsung dengan para narasumber atau praktisi di lapangan.
"Selain menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini dengan mengenal berbagai produk pertanian unggulan serta produk UMKM lokal yang dipamerkan, para siswa ada kepedulian terhadap ketahanan pangan nasional serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi pembangunan yang berkelanjutan," ungkapnya.
Dengan antusiasme yang tinggi dari para santri, kunjungan ini diharapkan mampu memberikan kesan mendalam, bahwa sektor pertanian saat ini telah berkembang menjadi sektor yang modern, berbasis teknologi, dan sangat krusial bagi masa depan bangsa.
Penulis : Nur Hisyam
(Ketua Sahabat Tani Inovatif Nusantara)




