Secercah Harapan Tumbuh di Atas Puing Madrasah Miftahul Huda yang Rata dengan Tanah Akibat Kebakaran

Secercah Harapan Tumbuh di Atas Puing Madrasah Miftahul Huda yang Rata dengan Tanah Akibat Kebakaran

Puing kebakaran Madin Miftahul Huda Mlowokarangtalun.

GROBOGAN – Sisa abu dan puing bangunan menghitam masih menyisakan pilu di Dusun Sambong, Desa Mlowokarangtalon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah. 


Seminggu lalu, sebuah amukan si jago merah melalap habis Madrasah Diniyah Miftahul Huda, menyisakan duka bagi para santri, mereka kehilangan tempat menimba ilmu agama. Bangunan yang semula kokoh kini memprihatinkan, rata dengan tanah.


​Di tengah duka itu, secercah harapan mulai tumbuh. Pada Selasa (30/6/2026), Nurbani Humanity Foundation hadir membawa setitik cahaya di tengah kegelapan pascabencana. Lembaga kemanusiaan ini menyalurkan bantuan donasi sebesar lima juta rupiah untuk mendukung pembangunan kembali madrasah yang runtuh tersebut.


​Donasi diserahkan langsung oleh Gus Saidun, Sekretaris Yayasan Nurul Burhan Ar-Rabbani Kabupaten Demak, dan diterima  oleh Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Muhammad Zaini.


​Bantuan ini bukan sekadar nominal angka, melainkan wujud nyata kepedulian mendalam terhadap masa depan pendidikan keagamaan anak-anak di pelosok Grobogan. 


Madrasah diniyah selama ini menjadi benteng pertahanan karakter dan pemahaman agama bagi generasi muda setempat.


​"Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi melalui donasi maupun bentuk dukungan lainnya. Pendidikan keagamaan memiliki peran penting bagi anak-anak, sehingga perlu menjadi tanggung jawab bersama untuk mendukung keberlangsungan Madrasah Diniyah Miftahul Huda," tutur Gus Saidun.


​Dukungan moril juga mengalir dari Dr. Ahmad Salim, Ketua Dewan Pembina Yayasan Nurul Burhan Arrabani Demak. Ia menegaskan, madrasah diniyah memiliki peran yang teramat strategis. 


"Di sinilah tempat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi nilai-nilai keagamaan yang kokoh," ungkapnya. 


​Ia berharap sinergi kasih antara masyarakat, lembaga, dan para donatur dapat terus terjalin erat demi memastikan pembangunan madrasah ini berjalan berkelanjutan hingga anak-anak bisa kembali mengaji dengan layak.


​Menerima kepedulian, Kepala Madrasah, Muhammad Zaini, tak dapat menyembunyikan rasa haru dan apresiasinya. Bantuan ini menjadi pemantik bagi para pengajar dan santri untuk tidak menyerah pada keadaan.


​"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur dan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk turut berkontribusi dalam pembangunan madrasah," ucap Muhammad Zaini lirih.  


​Kebakaran boleh saja menghanguskan fisik bangunan Madrasah Miftahul Huda hingga rata dengan tanah, namun api semangat untuk melahirkan generasi berakhlak mulia tidak boleh padam.


​Melalui langkah awal ini, Nurbani Humanity Foundation mengetuk hati para dermawan dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan. 


"Mari kita bantu anak-anak di Dusun Sambong membangun kembali mimpi dan ruang belajar mereka, sebagai investasi jangka panjang demi lahirnya generasi yang berilmu dan berakhlak di masa depan," pungkas Dr. Ahmad Salim. 


Penulis : Rubadi


Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1