Penuh Berkah, MWC NU Kradenan Santuni 100 Anak Yatim dan Dhuafa

Penuh Berkah, MWC NU Kradenan Santuni 100 Anak Yatim dan Dhuafa

KRADENAN – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti kegiatan di Dusun Bedoyo Desa Rejosari Kecamatan Kradenan pada Jumat (30/01/2026). 


Melalui Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS), MWC NU Kradenan menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Pihak Pemerintah Desa Rejosari pun memberikan dana santunan sebesar Rp 10 juta dalam kegiatan tersebut. 


​Acara tersebut sebagai penguat tali asih sekaligus bentuk kepedulian sosial warga Nahdliyin di wilayah Kradenan terhadap sesama.


​Sinergi dan Kepedulian


​Ketua Panitia, Ahmad Priyadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mengharap keberkahan doa dari anak-anak yatim. 


Hal senada diungkapkan oleh Ketua UPZIS MWC Kradenan, Abu Naim, yang menekankan pentingnya pengelolaan kemandirian umat melalui zakat dan sedekah.


​Ketua Tanfidziyah MWC NU Kradenan, KH Kholil Masyhuri pun memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan pengurus dan donatur. 


Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus istiqomah dilaksanakan sebagai syiar organisasi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat.


​Dihadiri Tokoh Penting dan Mauidhoh Berkelas


​Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran para tokoh ulama terkemuka. Turut rawuh memberikan restu, Rois Syuriah PCNU Grobogan, KH Hambali Mahfudz, memberikan keteduhan bagi para jamaah yang hadir.


​Puncak acara diisi dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh ulama kharismatik asal Sarang, Rembang, KH Abdul Ghofur Maimun (Gus Ghofur). 


Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya memuliakan anak yatim sebagai jalan menuju keberkahan hidup dan keselamatan dunia-akhirat.


​"Menyantuni anak yatim bukan sekadar memberi materi, melainkan menghadirkan kasih sayang dan harapan bagi masa depan mereka," pesan Gus Ghofur. 


​Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan yang dilakukan secara simbolis oleh para masyayikh kepada para penerima manfaat.


Penulis: Nurul Laili Khasanah

Editor : Rubadi


أحدث أقدم
Post ADS 1