​Peringati Harlah ke-80 dan Halal Bihalal, Ratusan Jamaah Muslimat NU Grobogan Padati Pendopo Kabupaten

​Peringati Harlah ke-80 dan Halal Bihalal, Ratusan Jamaah Muslimat NU Grobogan Padati Pendopo Kabupaten

GROBOGAN – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Grobogan sukses menggelar Pengajian Umum dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 sekaligus Halal Bihalal 1447 H. Acara yang dihadiri oleh sekitar 600 jamaah serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah ini berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Grobogan, Ahad Pahing (5/4/2026).


​Rangkaian acara diawali dengan keheningan Semaan Al-Qur'an Bil Ghoib yang dibawakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Penawangan, dilanjutkan dengan lantunan Dzikir Tahlil yang dipimpin oleh Hj. Maksumah AH. Suasana semakin semarak dan syahdu dengan pembacaan Mahalul Qiyam yang diiringi oleh grup Rebana Al-Azhar Penawangan.


​Ketua Panitia Kegiatan, Hj. Eni Winiharti Muhlisin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras seluruh pihak. "Terima kasih kepada semua panitia sehingga kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan meriah. Semoga khidmat kita bersama di Muslimat NU ini membawa keberkahan untuk kita semua. Terima kasih juga kepada seluruh PAC dan Ranting yang sudah hadir di pendopo ini," ujarnya.


Pemaparan Program dan Harapan Kemajuan


​Dalam kesempatan tersebut, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Grobogan terpilih masa khidmat 2026-2031, Hj. Djuniati Marsaid, turut memaparkan sejumlah program kerja yang telah berhasil dilaksanakan oleh organisasinya. Beberapa di antaranya meliputi : ​Pengibaran Bendera,​Program KB Kesehatan, Pembagian takjil dan santunan, ​Kegiatan Outbond dan Zarkasi dan ​Inagurasi Paralegal. 


​"Semoga Muslimat NU Kabupaten Grobogan ke depannya semakin maju dan gerak nyatanya semakin dirasakan oleh masyarakat," harap Hj. Djuniati.


​Dukungan penuh juga datang dari Ketua PCNU Kabupaten Grobogan, KH. Ahmad Wan Fadhil. Ia menegaskan pentingnya peran kader perempuan NU dalam kehidupan berbangsa. 


"Menjadi kader Muslimat NU itu harus tangguh, bersemangat baja, dan tahan banting. Dengan begitu, pergerakan Muslimat NU akan ikut menjadi tiang yang kokoh bagi Negara Indonesia pada umumnya, dan Kabupaten Grobogan pada khususnya, serta senantiasa mendapat ridho Allah SWT," tegasnya.





Sementara itu, Bupati Grobogan yang diwakili oleh Kabag Kesra, KH. Ali Anwar, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati sekaligus menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri.


​"Beliau berpesan, semoga Muslimat NU Kabupaten Grobogan terus berkhidmat, bersatu menjadi organisasi yang bermartabat, dan terus menjaga ukhuwah islamiyah sehingga Kabupaten Grobogan senantiasa aman, tenteram, gemah ripah loh jinawi," tutur KH. Ali Anwar membacakan pesan Bupati.


Puncak Acara dan Pesan Keberkahan


​Sebagai bentuk rasa syukur, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan secara bersama-sama oleh KH. Ali Anwar (Kabag Kesra), Hj. Djuniati Marsaid (Ketua PC Muslimat NU), dan KH. Zainal Arifin.


​Memasuki acara inti, para jamaah mendengarkan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Zainal Arifin, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahut Thulab. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya mencari keberkahan hidup.


​"Rezeki yang tidak bisa dibeli adalah berkah. Keberkahan inilah yang selalu dicari dan diharapkan oleh semua kaum muslimin dan anggota Muslimat NU. Nikmat kita yang tertinggi adalah Maghfiroh (ampunan) dari Allah SWT," jelasnya. Beliau juga menyebutkan keutamaan majelis ilmu, di mana ada 700 ribu malaikat yang turut mendoakan dan membersamai majelis pengajian tersebut.


​Lebih lanjut, KH. Zainal Arifin menyoroti tradisi Halal Bihalal. Menurutnya, tradisi saling memaafkan melalui Halal Bihalal merupakan budaya mulia yang menjadi ciri khas umat Islam di Indonesia. 


"Semoga budaya saling berikrar memaafkan ini selalu terjaga sampai anak cucu kita kelak. Berkah dari bermaaf-maafan ini akan menumbuhkan semangat ukhuwah islamiyah yang tinggi di dalam tubuh Muslimat NU," pungkasnya.


​Acara yang berlangsung ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Zainal Arifin.


Penulis: Komariyah An Nur

Editor : Rubadi

أحدث أقدم
Post ADS 1