Perkuat Khidmat dan Ekonomi Warga, Muslimat NU Desa Nampu Gelar Pengajian Lapanan Jumat Kliwon

Perkuat Khidmat dan Ekonomi Warga, Muslimat NU Desa Nampu Gelar Pengajian Lapanan Jumat Kliwon

KARANGRAYUNG – Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan rutin Pengajian Lapanan Jumat Kliwon.


Acara yang berlangsung di Masjid Jami' Huda Rohmatik pada Jumat (17/7/2026).

​Antusiasme warga Muslimat NU Desa Nampu terlihat sangat luar biasa. 


Dari total 10 Anak Ranting yang ada di bawah naungan PR Muslimat NU Nampu, sebanyak 8 Anak Ranting hadir memadati serambi hingga area dalam masjid.


​Ketua Ranting Muslimat NU Desa Nampu, Sukorini, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader yang menyempatkan hadir.


​"Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada semua warga Muslimat NU Nampu yang hadir di Masjid Jami' Huda Rohmatik ini. Semoga kita selalu bisa giat berkhidmat di Muslimat ini. Dari 10 Anak Ranting Muslimat NU, alhamdulillah hadir 8 Anak Ranting. Ini sangat luar biasa," ujar Sukorini.


Sementara itu, Sekretaris PAC Muslimat NU Karangrayung, Komariyah, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan pengarahan terkait program strategis organisasi. Ia menekankan pentingnya digitalisasi data dan pemberdayaan ekonomi warga melalui sektor UMKM. 


Saat ini, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Grobogan tengah masif melakukan pendataan anggota secara digital serta pemetaan potensi UMKM.


​"Pendataan anggota Muslimat NU se-Pimpinan Cabang Kabupaten Grobogan kini dilakukan melalui Google Form, bersamaan dengan pendataan UMKM Muslimat NU Grobogan. Tujuannya agar Muslimat NU dapat ikut bergerak nyata dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di kalangan warganya sendiri," jelas Komariyah.


​Acara inti kemudian dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Ali Maksum. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan kembali peran penting Nahdlatul Ulama beserta seluruh badan otonomnya dalam menjaga kedaulatan bangsa.


​Ustadz Ali Maksum menegaskan bahwa NU adalah bentengnya NKRI. Oleh karena itu, Muslimat NU sebagai pilar pendamping harus lebih giat lagi dalam berkhidmat.

Beliau mendoakan agar khidmat para ibu Muslimat diakui sebagai santri dari pendiri NU, Simbah KH Hasyim Asy'ari. Melalui berkah tersebut, diharapkan anak cucu generasi NU menjadi generasi yang sholeh dan sholihah, serta diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah.


 Muslimat juga diajak untuk selalu saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran agar tergolong sebagai orang-orang yang beruntung.


​"Semoga Muslimat NU Nampu tambah ngremboko (berkembang), sae (bagus), dan semakin giat khidmatnya. Aamiin Yaa Robbal'alamiin," tutur Ustadz Ali Maksum.


​Rangkaian acara Pengajian Lapanan Jumat Kliwon ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Ali Maksum.


​Penulis: Komariyah An Nur

Editor : Rubadi

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1